Budidaya Pertanian

Tentang Kehidupan Bertani
#MariBerTani :)

Apa yang ada dalam pikiran kita saat kita berbicara "bertani"? Ya,saya yakin dalam pikiran kita adalah para petani yang bekerja keras, yang tiap hari memegang cangkul, dengan pakaian kumal dan sandal jepit dan punya penghasilan yang serba sedikit. Belum lagi dalam pikiran kt, petani yang sedang menanam Merica dengan penuh gumpalan tanah, serta kulit hitam karena terbakar matahari.

Saya yakin inilah alasan kenapa generasi muda kita sekarang sudah enggan untuk kembali bertani, makannya tidak heran para petani-petani kita lebih banyak didominasi oleh kalangan-kalangan pensiunan ketimbang para lulusan-lulusan sarjana-sarjana pertanian yang notabenenya kuliah di fakultas pertanian, tetapi ujung-ujungnya tetap melamar kerja pada perusahan-perusahan pemerintah, dan kadang tidak ada hubungannya dengan gelar yang mereka dapat dengan susah payah di bangku kuliah mereka.

Faktor keluarga dan era globalisasi memang turut mengambil peranan penting buat kita generasi muda,untuk menentukan masa depan kita, dan biasanya faktor keluargalah yang paling mendominasi,karna bagaimannapun,seluruh biaya kuliah kita ditanggung oleh keluarga kita (Beda kalau kita sudah punya usaha) yang pasti setelah kita selesai kuliah kita akan didesak oleh orang tua kita untuk "cari kerja" atau bahasa kasarnya, "sekarang kamu ganti uang babe yang sudah org tua keluarkan untuk biaya kuliah mu".
atau dalam bahasa munanya (ganti doino kamokulamu ana eee) ☺☺☺

Alasan inilah yang pada akhirnya membuat para lulusan-lulusan sarjana pertanian mengadu nasib yang sama dengan para sarjana-sarjana lainnya padahal sebagai para sarjana-sarjana pertanian kita punya tanggung jawab yang besar buat bangsa ini, ada harapan dan mimpi-mimpi dari bangsa ini yang belum tercapai dan harusnya kita para sarjana-sarjana pertanian, kita bisa mewujudkan mimpi dan harapan itu, apalagi kita masih muda. Seharusnya tantangan-tantangan yang ada di dunia pertanian akan bisa kita pecahkan, jika kita memang mau bertani.

Apa ketakutan kita jika kita bertani? Tidak ada, justru harusnya sebagai petani muda kita justru bangga, karena kita mengambil bagian untuk "memberi makan dunia ini" (karena hanya dari pertanianlah orang bisa makan) prinsipnya jelas, petanilah yang memberi makan bangsa ini, pernahkah kt berpikir, apa jadinya jika dunia ini tanpa petani?

Harusnya adanya banyak penemuan-penemuan yang akan ditemukan jika kita para petani muda mau terjun langsung ke ladang tani. Tapi sampai sekarang itu seperti masih tersimpan rapi di otak kita (andaikan kita mau, pasti saya yakin ada banyak penemuan-penemuan dalam dunia pertanian di era seperti sekarang ini).

Sebagai petani muda harusnya kita bangga dengan profesi kita, karena lewat kitalah nasib bangsa ini ke depan akan jadi seperti apa. Bayangkan saja apa jadinya jika semua lulusan-lulusan sarjana tidak ada yang menjadi petani? "pernahkah kt membayangkannya? Ingat, semua instansi bahkan presiden sekalipun akan merasakan dampak dari kenaikan merica kalau harga di pasaran melonjak tinggi. Jadi masih malukah kita bertani?

"Jangan pernah malu jadi petani muda, karena nasib bangsa bahkan dunia ini, kitalah yang menentukan"

Salam petani muda.

MOTIVASI
#anak muda

 #TIPS
Bukti Bahwa Gagal Adalah Bagian dari Kesuksesan. Kita Tidak Perlu Menyesal Atau Patah Semangat!
 
#KEHIDUPAN
Terima Kasih Engkau Telah Mendidikku Dengan Caramu…

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penguatan Perkaderan Pada Momentum Peralihan Regenerasi Paguyuban FKMB Bone

Nikmati Setiap Proses

Dunia Kerja